Showing posts with label Islam Mancanegara. Show all posts
Showing posts with label Islam Mancanegara. Show all posts

Monday, April 22, 2013

Gaung Islam di Kota Madrid

Oleh Afriza Hanifa

Meski minoritas, umat Muslim bisa nyaman beribadah.

Menyebut Madrid, mungkin yang langsung teringat di benak ialah klub sepak bola raksasa Real Madrid. Klub yang menaungi pemain Muslim ternama Mesut Oezil ini memang amat terkenal tak hanya di Spanyol, tapi seluruh dunia. Oezil hanyalah satu dari banyaknya kaum Muslim yang tinggal di Kota Madrid, kota terluas di Spanyol. Sejak abad kesembilan, Islam memang telah datang ke Spanyol. Inilah pintu gerbang bagi Islam masuk ke Eropa. Tak heran jika Islam amat berkembang di Negara Matador tersebut.

Meski Madrid telah ada sejak zaman prasejarah, Ibu Kota Spanyol ini baru memasuki era sejarah ketika kedatangan Musliminin. Di bawah kepemimpinan Muhammad I (850-866), Musliminin bergerak dari Cordoba ke Madrid. Seperti diketahui, kekhalifahan Bani Umayyah meluaskan Islam hingga tanah Eropa. Cordoba (Cordova) merupakan titik pertama Musliminin menguasai Barat sebelum kemudian merambah hingga hampir seluruh Andalusia.

Ketika sampai di Madrid, Muhammad I membangun benteng pertahanan di sebuah bukit di tepi kiri Sungai Manzanares. Benteng ini sangat kokoh melindungi Kota Madrid yang ekonominya sangat maju kala itu. Disebutkan pula, sang khalifah juga memerintahkan pembangunan sebuah istana kecil di tempat yang sama yang saat ini ditempati oleh Real Palacio. Di sekitar istana tersebut, dibangun benteng kecil, al-Mudayna.

Nama Madrid pun berasal dari bahasa Arab al-Majrit, yang berarti saluran air. Nama tersebut diambil karena saat itu sistem irigasi Andalusia sangat bagus. Sungai Manzanares menjadi sumber air utama. Al-Majrit, dengan tha' juga bermakna sumber air. Kemudian, nama al-Majrit ini pun menjadi ejaan modern setempat sehingga menjadi Madrid.

Saat Islam berkuasa, banyak pembangunan yang dilakukan. Perekonomian Madrid makin maju. Dengan sumber air yang melimpah, Musliminin pun membangun terowongan tanah untuk irigasi serta dibangun penyediaan air agar air merata ke seluruh wilayah. Selain itu, masih banyak yang ditorehkan umat Islam di kota terbesar ketiga di Eropa tersebut. Namun sayangnya, budaya Islam tak bertahan lama dan tak banyak berbekas saat ini.

Pada 1085, Madrid jatuh ke tangan kristiani. Benteng Madrid ditaklukkan oleh Alfonso VI dari Kastilia. Dia juga mengubah masjid di sana menjadi gereja. Pada 1329, Madrid benar-benar berubah menjadi kota kristiani. Di sana bangsa Yahudi dan Muslimin yang tinggal pada akhir abad ke-15.

sumber: republika

Saturday, December 22, 2012

Penyerang Chelsea: Allah SWT Maha Pemaaf

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyerang muda Islam Feruz disebut-sebut sebagai calon bintang masa depan Chelsea. Meski umurnya baru 17 tahun, namun the Blues berani memboyongnya dari Glasgow Celtics.

Karena belum cukup umur, klub yang dimiliki taipan Roman Abramovich itu mengeluarkan kompensasi sebesar 300 ribu poundsterling alias Rp4,6 miliar pada 2011.

Pemain kelahiran Kismayo, Somalia, tersebut memang belum masuk skuat utama yang dilatih Rafael Benitez. Pasalnya masih Feruz tergabung bersama skuat muda Chelsea yang turun di ajang NextGen Series.

Tidak sia-sia Feruz meningggalkan Celtics, sebab ia sukses mengantarkan Chelsea meraih 2012 FA Youth Cup kedua kalinya dalam tiga musim terakhir. Prestasi lain yang diukirnya adalah mendapat Young Scot Award pada 2010.

Penggawa Timnas Skotlandia U-16 hingga U-21 itu diharapkan mampu menorehkan prestasi luar biasa di lapangan hijau mengikuti pemain Muslim lain yang sukses di Eropa. Feruz dikenal sebagai pribadi Muslim yang taat lantaran didikan keluargnya. Tidak heran di akun twitter-nya, @IFeruz10, menyanjung asma Sang Pencipta.

"(In the name of Allah The Most Gracious The Most Merxiful) Dengan nama Allah yang Maha Pemaaf dan Maha Pengampun, Islam," demikian status Feruz di dinding twitter-nya.

Direktur Organisasi Sepak Bola Skotlandia Mark Wotte bahkan memuji penampilan Feruz mengingatkannya pada sosok legenda Samba, Romario. Mantan pemain Feyenoord itu melihat Feruz memiliki kemampuan mengolah bola sebagaimana yang diperagakan Romario yang pernah memperkuat PSV Eindhoven.
 

Saturday, August 4, 2012

Islam Mancanegara - Inilah Kritik Pedas Muslim Rusia untuk AS

MOSKOW -- Muslim Rusia membantah kritik AS soal kebebasan beragama di negara mereka. Mereka justru memastikan umat Islam tengah menikmati kebebasan beragama di Rusia. "Tidak ada represi terhadap umat Islam di Rusia," sanggah Albir Krganov, Mufti Moskow dan Wilayah Tengah Rusia, seperti dikutip Russia Today, Jumat (3/8).

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS merilis laporan tentang kebebasan beragama dunia. Dalam laporan itu disebutkan Muslim Rusia mengalami diskriminasi. Padahal konstitusi Rusia menjamin hak untuk menjalankan agama.

AS menuduh Rusia menggunakan dalih kelompok ekstremis guna menargetkan agama minoritas, melakukan penangkapan dan membatasi akses ke tempat ibadah. Namun, tuduhan itu ditolak pemimpin komunitas muslim.
Menurut Krganov masalah yang dihadapi umat Islam saat ini adalah soal komunikasi dengan pemerintah bukan penganiayaan atau diskriminasi. Tidak ada pihak berwenang yang mencegah muslim melaksanakan shalat.

Krganov berpendapat laporan AS itu terlalu berlebihan. Ia merasa aneh dengan kebijakan internal mereka yang juga menghalangi hak minoritas. Lalu, mereka berteriak negara lain menghalangi hak warga negaranya untuk beribadah.

Gereja Ortodoks Rusia turut mengkritik laporan AS. Deputi Kepala Patriarkat untuk hubungan antara gereja dan masyarakat, Georgiy Roshcin mengatakan AS selalu memanfaatkan sumber informasi dari pihak tak dikenal dan kemungkinan berbagi dengan organisasi oposisi pemerintah Rusia.

"Di AS sendiri, kita tidak akan menemukan pendekatan yang seragam untuk semua agama. Laporan ini hanya menyebabkan kebingungan," pungkas dia.